Opini/Artikel

Bangun Sinergi Penyuluh Dan Tokoh Agama - Tokoh Masyarakat
Berita , @ 14/06/2021 19:13:54
Short Course Dakwah Melalui Media Sosial
Berita , @ 29/01/2020 11:11:20
Kisah Nabi Muhammad SAW Bag 2
Opini , @ 28/01/2020 09:14:59
Kisah Nabi Muhammad SAW
Hikayat , @ 27/01/2020 09:00:19
Kisah Habib Ali al Habsyi
Hikayat , @ 11/02/2019 08:38:46

Polling

Bagaimanakah kinerja kelompok kerja penyuluh Kemenang Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Setujukah dakwah Islam juga dilakukan melalui media online ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak setuju
Tidak tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Opini/Artikel / Opini / Detail

Memejamkan Mata ketika Sholat

Opini 29 Agustus 2018 13:45:00 WIB Administrator dibaca 440 kali

Menurut Syekh Abu Bakar Syaththa Ad Dimyati dalam kitab I'anatut Tholibin, merinci hukum memejamkan mata dalam solat menjadi 4 bagian:

Pertama, Mubah; ketika keadaan aman dan tidak membahayakan.

Kedua, Wajib; ketika ada yang tidak menutup aurat dalam shaf sholat, hal ini jarang terjadi kecuali dalam krisis pakaian.

Ketiga, Sunnah; ketika tempat sholat banyak gambar dan ukiran dan mengganggu pikiran kita.

Keempat, Makruh; ketika sholat ditemp[at yang membahayakan, seperti terdapat binatang buas.