Opini/Artikel

Bangun Sinergi Penyuluh Dan Tokoh Agama - Tokoh Masyarakat
Berita , @ 14/06/2021 19:13:54
Short Course Dakwah Melalui Media Sosial
Berita , @ 29/01/2020 11:11:20
Kisah Nabi Muhammad SAW Bag 2
Opini , @ 28/01/2020 09:14:59
Kisah Nabi Muhammad SAW
Hikayat , @ 27/01/2020 09:00:19
Kisah Habib Ali al Habsyi
Hikayat , @ 11/02/2019 08:38:46

Polling

Bagaimanakah kinerja kelompok kerja penyuluh Kemenang Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Setujukah dakwah Islam juga dilakukan melalui media online ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak setuju
Tidak tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Opini/Artikel / Berita / Detail

Dalam rangka membangun sinergitas dan upaya memberikan pelayanan
optimal kepada masyarakat, KUA Kecamatan Alian menyelenggarakan rapat
koordinasi bersama tokoh masyarakat, penyuluh fungsional dan penyuluh
non PNS, Senin (14/06) di aula setempat.


Menurut Kepala KUA Alian Sucatmiko, rapat koordinasi ini rutin
dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Pada pelaksanaannya para peserta
melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakannya terkait tugas
pokok KUA untuk dievaluasi bersama.




“Diantara tugas Kantor Urusan Agama (KUA) yaitu sebagai tempat
pelayanan, pengawasan, pencatatan dan pelaporan nikah dan rujuk. Selain
itu KUA juga melayani hal-hal yang terkait dengan haji, zakat, wakaf,
kemasjidan, dan problematika yang muncul di masyarakat yang bersifat
sosial maupun keagamaan,” ungkap Sucatmiko.




Pada rakor kali ini Kepala KUA juga menyoroti banyaknya berita hoak
(berita bohong) yang beredar di masyarakat terkait kebijakan pembatalan
penyelenggaraan haji tahun 1442 H. Sucatmiko berpesan kepada segenap
tokoh masyarakat dan penyuluh dari 16 desa di kecamatan Alian, “mohon
bisa disampaikan kepada warga masyarakat bahwasanya ibadah tahun ini
hanya dibatasi untuk warga domestik Arab Saudi dan Ekspatriat atau warga
asing yang saat ini tinggal di Arab Saudi,” tandasnya




“Jelaskan kepada masyarakat bahwa pemerintah kembali membatalkan
penyelenggaraan haji melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660
tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada
Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M karena masih pandemi dan
demi menjaga keselamatan Jemaah sendiri,” imbuhnya.




Sucatmiko berharap dengan sinergitas tokoh masyarakat dan penyuluh
agama bisa membimbing masyarakat dengan sebaik-baiknya supaya masyarakat
terarah sesuai aturan agama dan pemerintahan serta tidak terpengaruh
berita bohong atau hoak.




Selain permasalahan haji, pada rakor tersebut Kepala KUA menyampaikan petingnya administrasi dan optimalisasi harta wakaf . (kont. Paif Alian).