Opini/Artikel

Rukyah Kecerdasan SMPN 08 Purworejo di Kampung Dakwah
Berita , @ 29/10/2018 08:33:03
WALISONGO, Penyuluh Agama Islam Nusantara
Artikel , @ 26/09/2018 10:13:06
Tehnis dan Tata Cara Perawatan Janazah
Fiqh Ibadah , @ 24/09/2018 10:40:23
Ruqyah Kecerdasan di Kampung Dakwah
Berita , @ 20/09/2018 10:45:16
SEMARAK TAHUN BARU 1440 H DI KEC. ROWOKELE
Berita , @ 12/09/2018 10:34:33

Polling

Bagaimanakah kinerja kelompok kerja penyuluh Kemenang Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Setujukah dakwah Islam juga dilakukan melalui media online ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak setuju
Tidak tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Opini/Artikel / Opini / Detail

Tiga Hal Penyebab Kerugian

Opini 06 Februari 2018 15:32:29 WIB Fatkhurrohman, S,Ag. II Penyuluh Fungsional Kec. Klirong dibaca 416 kali
Tiga hal yang menyebabkan kerugian seseorang;
1. Hanya berfikir pada hal hal Yang bersifat sementara
2. Berjuang Dan bekerja tidak pada tempatnya
3. Berkawan dengan syaitan

Alloh Swt berfirman dalam Al Qur'an Surat Al A'la 17, " wal aakhirotu khioru wa abqo" artinya: -Kehidupan akhirat Itu lebih baik dan Kekal-
dalam tafsir jalalain disebutkan "Sedangkan kehidupan akhirat) yang di dalamnya terdapat surga (adalah lebih baik dan lebih kekal" (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:17)

Dengan demikian, orang -orang yang mencurahkan segala pikiranya hanya untuk memikirkan dunia dengan segala isinya yang bersifat fana ini,  maka itu adalah sebuah kerugian yang amat besar.  Dikatakan demikian, karena umur kita adalah kumpulan dari waktu kita,  umur kita adalah jatah pemberian dari Alloh  Swt yang berbatas,  dan manakala seseorang hanya mencurahkan pemikiranya pada dunia yang fana ini,  maka pada saat  datang ajal ( batas waktu kehidupan kita)  kita akan mendapatkan kerugian dan penyesalan dikarenakan apa yang selama ini kita pikirkan. kita tinggalkan,  sementara ketika kita memasuki kehidupan akhirat tanpa bekal.  itulah kerugian yang pertama.
Pemikiran akan membangkitkan sebuah kekuatan untuk bergerak,  menggerakan seluruh tubuh manusia untuk melakukan sesuatu (beramal), manakala pemikiran selalu dicurahkan untuk memikirkan dunia dengan segala isinya yang punya sifat fana ini,  maka gerak tubuh kita pun akan melakukan sesuatu (beramal)  terfokus pada apa yang dipikirkanya,  sehingga ia berjuang  dan bekerja tidak pada tempatnya.
Namun demikian, bukan berarti kita tidak boleh untuk memikirkan dan beramal untuk dunia,  selama dunia itu kita pikirkan dan kita manfaatkan untuk kepentingan akhirat, Sebagaiman sabda Rosululloh SAW " ad dunya mazro'atul akhiroti" - dunia adalah ladang bagi akhirat.
-itulah penyebab kerugian yang kedua-

Sedangkan penyebab kerugian yang ketiga adalah  manakala kita senang berteman dengan syaitan.
Syaitan adalah musuh yang nyata bagi manusia, dimanapun dan kapanpun musuh akan selalu menjatuhkanya,  sehingga segala gerak geriknya  baik yang samar maupun nyata ingin menjerumuskan manusia dengan segala bentuk bujuk rayunya. 
Syaitan akan memanfaatkan nafsu yang ada pada manusia, dengan menjadikan ia sebagai bala tentaranya,  mengajak manusia untuk berfikir,  bertindak menjauhi perintah Alloh SWT dan mendekati serta melanggar larangaNya.
Dengan demikian maka,  manakala manusia selalu berteman dengan syaitan dan memperturutkan hawa nafsunya, maka itulah tanda tanda kerugianya.