Opini/Artikel

Rukyah Kecerdasan SMPN 08 Purworejo di Kampung Dakwah
Berita , @ 29/10/2018 08:33:03
WALISONGO, Penyuluh Agama Islam Nusantara
Artikel , @ 26/09/2018 10:13:06
Tehnis dan Tata Cara Perawatan Janazah
Fiqh Ibadah , @ 24/09/2018 10:40:23
Ruqyah Kecerdasan di Kampung Dakwah
Berita , @ 20/09/2018 10:45:16
SEMARAK TAHUN BARU 1440 H DI KEC. ROWOKELE
Berita , @ 12/09/2018 10:34:33

Polling

Bagaimanakah kinerja kelompok kerja penyuluh Kemenang Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Setujukah dakwah Islam juga dilakukan melalui media online ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak setuju
Tidak tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Opini/Artikel / Opini / Detail

Aksi Dakwah Pelajar Jaman Now

Opini 07 Februari 2018 13:29:44 WIB H. A. Cholid Fikri, S.Ag., M.Pd. dibaca 629 kali

Cuauca ekstrim akhir-akhir ini yang datangnya sulit diprediksi sudah banyak menimbulkan korban baik jiwa maupun harta benda. Banjir bandang, puting beliung, longsor, gempa, pohon tumbang gedung ambruk dan lain-lain. Banyak yang beanggapan bahwa semua itu karena faktor murni cuaca dan alam.

Disadari atau tidak bahwa semua itu juga tidak terlepas oleh peran manusia yang menyebabkan kerusakan atau bencana yang melanda sebagaiman disebutkan dalam al Qur’an Surat ar Rum ayat 41, yang artinya: "telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)".

Dari ayat di atas sudah jelas bahwa perubahan cuaca alam yang ekstrim ini adalah akibat perbuatan dan ulah manusia yang tidak memperdulikan lagi faktor keseimbangan alam. Saling tuding dan saling menyalahkan biasanya ketika bencana itu sudah terjadi, tidak ada yang mau disalahkan dari bencana yang terjadi.

Adalah Siswa-siswi SMA Negeri Pejagoan kelas IX dan X yang memilki inisiatif dengan melakukan gerakan inovasi CABUT PAKU yang menempel di pohon-pohon sepanjang jalan mulai dari simpang lima desa Kebulusan sampai pertigaan dukuh Sokka desa Kuwayuhan pada hari Rabu 7 Februari 2018 pukul 07.30 WIB

Tidak hanya siswa saja tetapi bapak ibu guru serta mahasiswa PKL dari UMP  juga ikut terjun langsung mendampingi kegiatan cabut paku dan membersihkan sampah terutama sampah plastik yang bertebaran sepanjang jalan simpang lima hingga ke sokka. Menurut April Pribawati dan Rizki Wijayaningrum mahasiswa PKL dari UMP kegiatan ini agar menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan dan keseimbangan alam dan meminimalisir bencana yang mungkin sewaktu-waktu terjadi.

Rizki menambahkan bahwa saat ini sangat prihatin dengan iklan-iklan yang dipasang dipohon-pohon tidak ramah lingkungan atau menggunakan paku yang dapat menyebabkan kerusakan dan kerapuhan pohon tersebut, sehingga dengan kegiatan CABUT PAKU ini merupakan bentuk kepedulian dan menanamkan sikap kepada siwsa-siswi bahwa jangan mudah menyalahkan orang tetapi apa yang sudah kita lakukan untuk menjaga keseimbangan alam. Wallahu a’lam