Opini/Artikel

Rukyah Kecerdasan SMPN 08 Purworejo di Kampung Dakwah
Berita , @ 29/10/2018 08:33:03
WALISONGO, Penyuluh Agama Islam Nusantara
Artikel , @ 26/09/2018 10:13:06
Tehnis dan Tata Cara Perawatan Janazah
Fiqh Ibadah , @ 24/09/2018 10:40:23
Ruqyah Kecerdasan di Kampung Dakwah
Berita , @ 20/09/2018 10:45:16
SEMARAK TAHUN BARU 1440 H DI KEC. ROWOKELE
Berita , @ 12/09/2018 10:34:33

Polling

Bagaimanakah kinerja kelompok kerja penyuluh Kemenang Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Setujukah dakwah Islam juga dilakukan melalui media online ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak setuju
Tidak tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Opini/Artikel / Artikel / Detail

Tumbuhnya Uban Sebagai Penghapus Dosa

Artikel 22 Februari 2018 18:52:02 WIB Susanto, Penyuluh Agama Kecamatan Sempor dibaca 221 kali

Salah satu momentum peyebab diampuni dosa adalah tumbuhnya uban di kepala. seperti kita ketahui bahwa tumbuhnya uban mungkin kadang oleh sebagian manusia dianggap suatu fenomena alam yang tidak bisa terhindarkan dan kadang menjadikan si empunya kurang percaya diri atau bahkan menganggapnya sebagai aib yang harus ditutupi, dan tidak sedikit dari mereka yang kurang menerima dengan hal seperti ini.

Rosululloh SAW sudah menjelaskan dalam hadisnya " Tidaklah seorag muslim tumbuh ubannya karena (memikirkan) Islam melainkan Alloh tulis untuknya (dengan sebab uban tersebut) satu kebaikan dan menghapuskan darinya satu kesalahan (dosa)" ( HR.Abu Dawud).

Dalam hal ini, uban dianggap sebagai pertanda akan kedewasaan.  Oleh Rasululloh SAW, uban disebut sebagai salah satu tanda atau peringatan akan kematian. Dengan demikian, kita seyogyanya semakin dekat dengan Alloh SWT dan semakin menambah ibadah kita untuk di jadikan bekal menuju akhirat. Uban adalah pertanda bahwa kita semakin dekat dengan sang Kholiq. Karena itu,kita harus memperbanyak ibadah kita.

Karena itulah mencabut uban menjadi makruh hukumnya. Dalam sebuah riwayat di jelaskan: "Dari Ka'ab bin Murrah RA Ia berkata bahwasanya Rasululloh SAW bersabda; "Barang siapa yang tumbuh ubannya karena (memikirkan) Islam, maka pada hari kiamat nanti, ia akan mendapatkan cahaya."(HR.Tirmidzi). n

Dalam hadist ini, uban dinilai sebagai suatu fenomena fisik yang akan menjadi penerang bagi seseorang ketika berada di akhirat nanti. Perumpamaannya kurang lebih seperti bau mulut orang berpuasa yag nantinnya menjadi lebih harum dari bau minyak kasturi. wallohu a'lam.